kotatuban.com – Memasuki periode menuju akhir tahun, Kantor Pertanahan Kabupaten Tuban mengingatkan seluruh jajaran agar lebih disiplin dalam mengatur waktu dan menyelesaikan setiap target pekerjaan. Pesan tersebut disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha, Bambang Suryadi, A.Ptnh., M.A., saat memimpin Apel Pagi, Senin (24/8/2026).
Apel diikuti seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tuban. Dalam arahannya, Bambang menekankan bahwa setiap pekerjaan memiliki tahapan dan waktu penyelesaian yang berbeda sehingga perlu direncanakan dengan baik sejak awal.
Ia mencontohkan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang memiliki masa pengumuman selama 14 hari, sementara kegiatan LINTOR membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Perbedaan waktu tersebut membuat setiap pegawai perlu memiliki timeline atau jadwal kerja yang jelas agar target dapat diselesaikan tepat waktu.
Menurutnya, perencanaan menjadi semakin penting mengingat waktu pelaksanaan kegiatan tahun berjalan semakin mendekati akhir tahun. Setiap pekerjaan perlu dikawal secara konsisten agar tidak terjadi penumpukan maupun keterlambatan dalam penyelesaian target.
Selain persoalan target pekerjaan, Bambang mengingatkan seluruh ASN untuk benar-benar menanamkan jiwa dan nilai-nilai ASN dalam menjalankan tugas. Sebagai aparatur yang telah mengucapkan sumpah atau janji, setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, setiap sikap, tindakan dan perilaku dalam bekerja harus dipertimbangkan dengan baik. Pegawai juga diingatkan untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakan serta siap mempertanggungjawabkannya apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Kehati-hatian dalam berkomunikasi juga menjadi perhatian. Bambang meminta seluruh pegawai menjaga cara berkomunikasi, baik dengan sesama rekan kerja maupun dengan masyarakat dan pemohon. Informasi harus disampaikan secara jelas, santun dan profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun persoalan di kemudian hari.
Di tengah tuntutan target dan tanggung jawab pekerjaan, Bambang juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap menjaga kesehatan dan semangat kerja. Menurutnya, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab tidak harus menghilangkan kegembiraan dalam bekerja.
Karena itu, ia berpesan agar seluruh pegawai tetap menikmati proses, menjaga kebersamaan, dan tidak lupa untuk bahagia dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Pesan tersebut menjadi penutup yang menyeimbangkan tuntutan kedisiplinan dan tanggung jawab dengan pentingnya menjaga suasana kerja yang sehat dan positif. Dengan demikian, setiap target dapat diselesaikan secara optimal tanpa mengabaikan nilai-nilai profesionalitas dan kebersamaan. (aish)






