oleh

Peserta Sekolah Jurnalistik Dapatkan Edukasi Kelistrikan Hingga Komitmen EBT Dari PLN NP Tanjung Awar-Awar

kotatuban.id – Pembekalan peserta sekolah jurnalistik tidak berhenti pada teori dan teknik menulis berita semata. Lebih dari itu, para jurnalis muda ini diajak terjun langsung memahami alur produksi serta kompleksitas sistem kelistrikan yang menyokong kebutuhan energi masyarakat sehari-hari.

​Pengalaman berharga tersebut didapat saat puluhan peserta sekolah jurnalistik melakukan kunjungan edukatif ke PT PLN Nusantara Power (NP) UP Tanjung Awar-Awar. Kunjungan ini menjadi wadah strategis bagi para peserta untuk melihat secara dekat proses bisnis penyediaan tenaga listrik, mulai dari pembangkitan hingga tahap penyaluran.

​Dalam kunjungan tersebut, para peserta menerima pemaparan komprehensif terkait profil operasional unit, penerapan teknologi, budaya kerja industri, hingga pemahaman mendalam mengenai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlaku ketat di lingkungan pembangkit.

​Asman SDM, Umum, dan CSR PLN NP Tanjung Awar-Awar, Awang Asmoro, menjelaskan bahwa operasional pembangkit berkapasitas besar seperti UP Tanjung Awar-Awar membutuhkan sinergi dan integrasi sistem yang sangat presisi. Sebagai salah satu tulang punggung kelistrikan, unit ini menyuplai daya sebesar 2 \times 350\text{ Megawatt (MW)} yang interkoneksi langsung melalui jaringan transmisi 150\text{ Kilovolt (kV)} pada Sistem Kelistrikan Ngimbang.

​”Proses penyediaan listrik yang andal tidak hanya bertumpu pada teknologi canggih, tetapi juga ditopang oleh kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang disiplin, profesional, dan berintegritas tinggi,” tegas Awang saat menyambut para peserta.

​Awang menambahkan, keandalan operasional dalam menjaga pasokan listrik secara kontinu sangat ditentukan oleh penerapan budaya kerja yang kuat. Budaya tersebut menginternalisasi nilai-nilai integritas, tanggung jawab, kerja sama tim, dan profesionalisme sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian setiap insan PLN NP.

​Selain kesiapan SDM, aspek keselamatan kerja (safety) menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas operasional di area unit pembangkitan. Setiap pekerja, mitra, maupun tamu wajib mematuhi protokol K3, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, serta responsif terhadap rambu dan potensi bahaya di lingkungan kerja.

​”Penerapan disiplin keselamatan yang ketat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas operasional pembangkit berkapasitas besar ini,” lanjutnya.

​Lebih lanjut, Awang menegaskan komitmen PLN NP Tanjung Awar-Awar dalam mengawal transisi energi berkeadilan. Langkah ini berpedoman pada visi perusahaan untuk menjadi penyedia energi terdepan dan terpercaya, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar global. Salah satu fokus strategisnya adalah mengakselerasi portofolio bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT) guna mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE).

​Melalui agenda edukasi ini, para peserta sekolah jurnalistik tidak sekadar mengumpulkan bahan berita, melainkan juga memperoleh pemahaman faktual mengenai peran vital energi listrik dalam menopang kehidupan modern dan pertumbuhan ekonomi.

​”Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Berbagai perangkat yang kita gunakan sehari-hari, mulai dari penerangan, alat komunikasi, hingga peralatan rumah tangga, semuanya bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Oleh karena itu, menjaga keandalan dan keselamatan dalam penyediaannya adalah komitmen utama kami,” tutup Awang. (duc)