Kotatuban.id – PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-awar berkomitmen menghadirkan energi hijau bagi masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui inovasi dalam Program Pemberdayaan Masyarakat. Melalui Program CSR Cakrawala Nusantara, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-awar menginisiasi pengolahan limbah bonggol jagung menjadi biomassa yang digunakan sebagai sumber energi terbarukan dalam mendukung program co-firing.
Gudang Produksi Biomassa Jagung di Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban yang diresmikan pada 16 April 2026, menjadi momen penting dalam upaya pengembangan energi terbarukan berbasis masyarakat di wilayah sekitar. Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar Awar dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.
Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar Awar, Yunan Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan gudang produksi ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung operasional co-firing biomassa di pembangkit listrik, tetapi juga untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui pengolahan bonggol jagung yang sebelumnya belum dimanfaatkan.
“Kami sangat mengapresi program ini, karena kehadiran unit pembangkit tidak hanya terlihat operasionalnya saja namun dapat dirasakan juga manfaatnya bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya
Pada kesempatan yang sama diperkenalkan juga Koperasi Energi Cakrawala Nusantara (ECN) yang dibentuk untuk mengelola Produksi Biomassa Bonggol Jagung, para petani dapat menjual bonggol jagung langsung ke Koperasi ECN, dan kemudian diolah menjadi produk biomassa.
“Baru kali ini kami meihat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan yang seperti ini. Ini menjadi contoh bagaimana pihak-pihak bisa saling berkolaborasi untuk bisa turut mengembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun instansi,’’ ujar Komdan Koramil Jenu Kapten Arhanud Ali Mubdi.
Program ini diharapkan program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia. (duc)






