kotatuban.id, GRESIK – Hari pertama masuk sekolah di SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela) tidak diisi dengan kegiatan pembelajaran biasa. Sekolah justru menghadirkan D-Gugu (Unjuk Diri Guruku Guru Hebatku), sebuah pameran media pembelajaran yang memperkenalkan cara belajar selama satu tahun sekaligus membangun semangat berprestasi sejak awal tahun ajaran.
Kegiatan yang digelar di halaman sekolah, Senin (3/8), menjadi ruang bagi seluruh guru untuk menampilkan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Beragam media edukatif dipamerkan agar siswa mengenal mata pelajaran, metode belajar, hingga kompetensi yang akan mereka capai selama setahun ke depan.
Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, mengatakan D-Gugu telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. Program tersebut terus berkembang menjadi budaya akademik yang mempertemukan kreativitas guru dengan antusiasme peserta didik.
“D-Gugu bukan sekadar pameran karya guru. Ini menjadi pintu masuk agar siswa memahami tujuan pembelajaran, mengenal gurunya, dan memiliki motivasi belajar sejak hari pertama,” ujarnya.
Dalam pameran itu, guru tidak hanya menjelaskan materi pelajaran, tetapi juga menghadirkan berbagai media interaktif, permainan edukatif, hingga demonstrasi pembelajaran. Pendekatan tersebut membuat siswa lebih mudah memahami proses belajar yang akan dijalani sekaligus mendorong mereka aktif bertanya dan mengeksplorasi materi.
Smamdela juga memperkenalkan lima rumpun pembelajaran yang menjadi ciri khas sekolah, yakni Science, Technology and Mathematics (Stamath), Verbal Skill Area (Versa), Multivariable Universe (Multivers), Synergy of Social Learning, Values and Education (Solve), serta rumpun Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (Ashdiqoul Jannah). Masing-masing dirancang saling terintegrasi untuk membangun kompetensi akademik, karakter, kreativitas, dan daya saing peserta didik.
Menurut Emi, inovasi pembelajaran yang dilakukan para guru telah memberikan dampak nyata terhadap prestasi sekolah. Smamdela berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk Juara I Festival Faqih Usman 2026. Selain itu, banyak siswa menorehkan prestasi akademik maupun nonakademik hingga tingkat nasional, serta mencatatkan keberhasilan lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pembukaan D-Gugu turut dihadiri Kepala Seksi SMA/PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Joko Sutopo. Kehadirannya diharapkan menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus memperkuat budaya inovasi dan mempertahankan tradisi prestasi.
Melalui D-Gugu, Smamdela menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kreativitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inspiratif. Ketika guru mampu berinovasi, ruang kelas akan menjadi tempat lahirnya generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(co/red)






